Mbah
Surip, penyanyi fenomenal itu, telah berpulang. Konon
katanya beliau meninggal karena serangan jantung. Ada
yang menyalahkan pola hidupnya yang tidak teratur
sebagai sebab kematian dininya. Ada yang menyebut
kebiasaannya minum kopi sampai 20 cangkir sehari sebagai
biang keladi. Wallahu ‘alam, yang jelas kematian
seseorang adalah suratan dari Yang Di Atas. Kita tidak
dapat menolak bila saatnya tiba.
Berbicara mengenai kopi, banyak orang yang masih
berpendapat bahwa kopi buruk bagi kesehatan. Sebenarnya
hal itu tidak sepenuhnya benar. Kopi, asalkan
dikonsumsi secara bijak, sebenarnya justru bermanfaat
bagi kesehatan. Apa pun, bukan hanya kopi, bila
dikonsumsi berlebihan pasti tidak baik.
Manfaat Kopi
Menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi
beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko
diabetes
tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar,
penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis),
penyakit jantung serta menghambat penurunan daya
kognitif otak.
-
Diabetes. Dua puluh studi yang
dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi
mengurangi risiko
diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti
menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam
kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam
pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang
pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan
insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke
dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin
(pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat
penyerapan glukosa.
-
Kanker.
Riset secara konsisten
menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker
hati,
kanker payudara dan kanker usus besar.
- Sirosis. Kopi melindungi hati
dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan
alkohol.
- Penyakit Parkinson. Para
peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson
setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak
minum kopi.
-
Penyakit jantung dan
stroke. Konsumsi
kopi tidak
meningkatkan risiko jantung dan stroke. Sebaliknya,
kopi justru sedikit
mengurangi
risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000
wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan
mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi
sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih
rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.
Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia
menunjukkan hasil yang sama.
- Fungsi kognitif. Studi atas
4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan
bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari
dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak
akibat
penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun,
manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini
mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.
Efek Negatif Kopi
Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif.
Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan
yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler
seperti peningkatan detak jantung dan
tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda
mengkonsumsinya secara berlebihan.
Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir
kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi
dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung
berdebar-debar,
sulit tidur, kepala pusing dan gangguan
lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi
kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan
tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang
hari.
Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan
keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam.
Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum
lebih dari satu cangkir kopi sehari