DISTRIBUTOR EKSTRAK HERBAL

     
   

Ekstrak Herbal TOPCER - Cari Agen Seluruh Indonesia

 

 

Minimal Order 50 Botol

 
 

 

 

Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia turunkan penyembuh untuknya

 
 

  New Page 2

Daun Sirsak
Kulit Manggis
Pegagan
Bawang Tunggal
Keladi Tikus
Daun Sirih Merah
Kunyit Putih
Sarang Semut
Jinten Hitam
Temulawak
   

 

 

Ekstrak Kunyit Putih

Dep.Kes RI-PIRT No. 212332210234

 

daun sirsak

 

 

Manfaat :

Kunyit putih dengan kandungan flavonoid saponin, minyak astiri dan cuccuminoid, bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh ( immunomodulator ) dapat mencegah dan membantu pengobatan kanker.

 
 Dosis :

Pencegahan : 1 x sehari @ 1 - 2 Kapsul

Pengobatan : 3 x sehari @ 2 Kapsul

 
Isi :
30 Kapsul
 

Manfaat Kunyit Putih

Khasiat dari sebuah kunyit memang sudah tak terindahkan lagi. Namun kali ini bintang akan membahas manfaat dari salah satu jenisnya yaitu kunyit putih.

Pada bagian Rimpang memiliki khasiat luar biasa dalam kesehatan seperti untuk mengatasi: gangguan pencernaan, sakit perut, perut mulas, dan bengkak kerana memar. Manfaat yang lain adalah untuk pemakaian luar, gunakan parutan rimpang kunyit putih  untuk mengurap bagian tubuh yang memar, terseliuh, dan bisul yang sulit pecah. Bahkan pada, rimpang induk yang telah dikeringkan boleh digunakan sebagai bedak.

Kunyit putih juga dapat mengeluarkan angin dari perut, caranya Seduh serbuk kunci pepet sebanyak satu senduk teh dengan secawan air panas, lalu tutup. Setelah dingin, minum beningannya. Dan rasakan langsung manfaat nya.

Kunyit putih juga diyakini memiliki khasiat antikanker.  Walau begitu hanya  kunyit putih jenis mangga (Curcuma mangga) yang tumbuh terbatas di tempat yang bersuhu dingin di Indonesia, yang dapat mencegah atau mengobati kanker. Menurut Kepala Direktorat Pengawasan Obat Tradisional Ditjen POM, Ketut Ritiasa, penelitian tentang kunyit putih telah dilakukan di Cina sejak tahun 1988.

Pada Kunyit putih diketahui mengandungi minyak atsiri yang terdiri atas curdione dan curcumol. Khasiat Tanaman ini  bersifat antioksidan dan dapat menahan zat radikal bebas penyebab tumbuhnya sel kanker serta dapat meningkatkan sel darah merah. ”

Tapi sekali lagi hati2, walaupun memiliki manfaat untuk orang normal, namun sebaiknya sebaiknya tidak digunakan pada masa kehamilan kerana dapat mengakibatkan keguguran.

Walaupun ukurannya kecil, jangan remehkan manfaat dari kunyit putih. Karena dia adalah salah satu tanaman berkhasiat yang sudah digunakan selama ratusan tahun sebagai obat tradisonal.

Salah satu tanaman obat keluarga (toga) kunyit putih mungkin tidak seakrab saudara kandungnya, kunir alias kunyit. Kunir sudah sangat akrab di dunia kuliner. Rimpang kunyit putih yang memiliki nama latin Curcuma zedoaria ini juga mengandung banyak khasiat bagi kesehatan.

Soal rasa memang lebih getir ketimbang saudaranya. Namun aromanya lebih khas dan kuat lantaran kandungan minyak atsirinya yang lebih banyak. Berdasarkan catatan Direktorat Pengawasan Obat Tradisional Ditjen POM, penelitian tentang kunyit putih atau kunir putih atau temu putih ini telah dilakukan di Cina sejak tahun 1988. Kunyit putih diketahui banyak mengandung minyak atsiri yang terdiri atas curdione dan curcumol. Memiliki sifat antioksidan yang dapat menahan zat radikal bebas penyebab tumbuhnya sel kanker, antiinflamasi (peradangan) serta dapat meningkatkan sel darah merah.

Nenek moyang kita juga tak jarang mengonsumsi perasan rimpang kunyit putih ini selama masa nifas untuk membersihkan organ-organ yang berhubungan dengan persalinan. Namun konon kunyit putih sebaiknya tidak digunakan pada masa kehamilan karena dapat mengakibatkan keguguran.

Di Indonesia, penelitian tentang kunyit putih ini telah banyak dipublikasikan. Beberapa penelitian laboratorium telah membuktikan khasiatnya dalam uji klinis. Namun, uji klinis ini baru sebatas kegunaannya untuk mengatasi peradangan.

Tanaman yang masih satu keluarga dengan jahe ini memang bisa tumbuh dimana-mana, namun Indonesia khususnya Sumatera dan Jawa serta India, Srilangka, Malaysia, Nepal dikenal memiliki lahan subur untuk tanaman ini. AS sengaja mengimpor tanaman ini untuk bahan dasar pembuatan minyak wangi. Aromanya hangat, sejuk, khas kayu-kayuan dan dianggap mampu memberikan efek terapi relaksasi.

Kunyit putih juga memiliki khasiat sebagai tanaman yang dapat melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Seperti yang dilakukan Oxford University, rimpang kunyit putih berkhasiat menghambat laju perkembangan sel kanker dan mencegah kerusakan gen yang menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker. Ini karena rimpang kunyit putih mengandung riboisme in activating protein (RIP) yakni protein toksis dan kurkumin. Senyawa protein inilah yang menghambat laju pengembangbiakan sel kanker. Efek terapinya bersifat tidak langsung dan memerlukan waktu lama karena harus menunggu sel kanker itu mati sendiri. Tak heran, pasien pun perlu kesabaran untuk mendapatkan hasilnya.ame

Untuk Atasi Kanker, Perlu Uji Klinis

Menurut peneliti obat tradisional dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair), Dr Mangestuti MS Apt, khasiat kunyit putih memang telah dikenal turun temurun. Uji klinis khasiat kunyit putih baru sebatas pemanfaatan minyak atsiri untuk gangguan pencernaan.

“Terkait khasiat kunyit putih untuk kanker, belum ada hasil penelitian resmi. Saat ini penelitian yang kami lakukan tentang kunyit putih sedang berjalan, belum ada hasil akhir untuk mengatasi penyakit-penyakit yang lain. Namun, soal literatur kunyit putih dan kanker telah banyak dimiliki manca negara,” terangnya.

Mangestuti menambahkan pada prinsipnya segala jenis akar rimpang memiliki khasiat yang hampir serupa. “Rata-rata tanaman rimpang semacam jahe, kunir, temu kunci memiliki kandungan minyak atsiri yang bagus untuk pencernaan. Misalnya sebagai pereda perut kembung, mual, sakit perut,” lanjutnya.

Meskipun belum semua khasiat kunyit putih ini terbukti lewat uji klinis, lanjut Mangestuti, tak sedikit orang yang telah merasakan khasiatnya. “Konsumsi perasan air kunyit putih dalam porsi wajar meskipun setiap hari terbukti tidak memberikan efek merugikan. Justru kunyit putih mampu mengatasi keluhan-keluhan pasien seperti gangguan pencernaan tersebut,” ujarnya.

Balitbangkes Departemen Pertanian RI membukuan penelitian kunyit putih dalam Jurnal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Volume XVI, Nomor 1 Tahun 2006. Jus temu putih atau kunyit putih bersama dan temu mangga mampu mengatasi berbagai keluhan pada perut seperti sakit perut, diare, mual, sebah dan kembung. Uji coba ini dilakukan pada tikus putih jantan.

Hasil percobaan yang terlihat pada feses tikus tersebut membuktikan bahwa kunyit putih mampu mengatasi diare serta berkhasiat sebagai peluruh kentut (karminatif), disamping itu kunyit putih juga mempercepat penyembuhan luka dan memar.

Untuk pemakaian luar seperti memar, keseleo bisul yang sulit pecah cukup borehkan parutan rimpang kunyit putih pada bagian tubuh tersebut. Masyarakat tradisional juga kerap menggunakan gilingan rimpang yang menjadi serbuk dan dikeringkan sebagai bedak.

Tolak Angin Si Kunyit Putih

Salah satu tanaman obat keluarga (toga) kunyit putih mungkin tidak seakrab saudara kandungnya, kunir alias kunyit. Kunir sudah sangat akrab di dunia kuliner. Rimpang kunyit putih yang memiliki nama latin Curcuma zedoaria ini juga mengandung banyak khasiat bagi kesehatan.

Soal rasa memang lebih getir ketimbang saudaranya. Namun aromanya lebih khas dan kuat lantaran kandungan minyak atsirinya yang lebih banyak. Berdasarkan catatan Direktorat Pengawasan Obat Tradisional Ditjen POM, penelitian tentang kunyit putih atau kunir putih atau temu putih ini telah dilakukan di Cina sejak tahun 1988. Kunyit putih diketahui banyak mengandung minyak atsiri yang terdiri atas curdione dan curcumol. Memiliki sifat antioksidan yang dapat menahan zat radikal bebas penyebab tumbuhnya sel kanker, antiinflamasi (peradangan) serta dapat meningkatkan sel darah merah.

Nenek moyang kita juga tak jarang mengonsumsi perasan rimpang kunyit putih ini selama masa nifas untuk membersihkan organ-organ yang berhubungan dengan persalinan. Namun konon kunyit putih sebaiknya tidak digunakan pada masa kehamilan karena dapat mengakibatkan keguguran.

Di Indonesia, penelitian tentang kunyit putih ini telah banyak dipublikasikan. Beberapa penelitian laboratorium telah membuktikan khasiatnya dalam uji klinis. Namun, uji klinis ini baru sebatas kegunaannya untuk mengatasi peradangan.

Tanaman yang masih satu keluarga dengan jahe ini memang bisa tumbuh dimana-mana, namun Indonesia khususnya Sumatera dan Jawa serta India, Srilangka, Malaysia, Nepal dikenal memiliki lahan subur untuk tanaman ini. AS sengaja mengimpor tanaman ini untuk bahan dasar pembuatan minyak wangi. Aromanya hangat, sejuk, khas kayu-kayuan dan dianggap mampu memberikan efek terapi relaksasi.

Kunyit putih juga memiliki khasiat sebagai tanaman yang dapat melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Seperti yang dilakukan Oxford University, rimpang kunyit putih berkhasiat menghambat laju perkembangan sel kanker dan mencegah kerusakan gen yang menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker. Ini karena rimpang kunyit putih mengandung riboisme in activating protein (RIP) yakni protein toksis dan kurkumin. Senyawa protein inilah yang menghambat laju pengembangbiakan sel kanker. Efek terapinya bersifat tidak langsung dan memerlukan waktu lama karena harus menunggu sel kanker itu mati sendiri. Tak heran, pasien pun perlu kesabaran untuk mendapatkan hasilnya.ame

Untuk Atasi Kanker, Perlu Uji Klinis

Menurut peneliti obat tradisional dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair), Dr Mangestuti MS Apt, khasiat kunyit putih memang telah dikenal turun temurun. Uji klinis khasiat kunyit putih baru sebatas pemanfaatan minyak atsiri untuk gangguan pencernaan.

“Terkait khasiat kunyit putih untuk kanker, belum ada hasil penelitian resmi. Saat ini penelitian yang kami lakukan tentang kunyit putih sedang berjalan, belum ada hasil akhir untuk mengatasi penyakit-penyakit yang lain. Namun, soal literatur kunyit putih dan kanker telah banyak dimiliki manca negara,” terangnya.

Mangestuti menambahkan pada prinsipnya segala jenis akar rimpang memiliki khasiat yang hampir serupa. “Rata-rata tanaman rimpang semacam jahe, kunir, temu kunci memiliki kandungan minyak atsiri yang bagus untuk pencernaan. Misalnya sebagai pereda perut kembung, mual, sakit perut,” lanjutnya.

Meskipun belum semua khasiat kunyit putih ini terbukti lewat uji klinis, lanjut Mangestuti, tak sedikit orang yang telah merasakan khasiatnya. “Konsumsi perasan air kunyit putih dalam porsi wajar meskipun setiap hari terbukti tidak memberikan efek merugikan. Justru kunyit putih mampu mengatasi keluhan-keluhan pasien seperti gangguan pencernaan tersebut,” ujarnya.

Balitbangkes Departemen Pertanian RI membukuan penelitian kunyit putih dalam Jurnal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Volume XVI, Nomor 1 Tahun 2006. Jus temu putih atau kunyit putih bersama dan temu mangga mampu mengatasi berbagai keluhan pada perut seperti sakit perut, diare, mual, sebah dan kembung. Uji coba ini dilakukan pada tikus putih jantan.

Hasil percobaan yang terlihat pada feses tikus tersebut membuktikan bahwa kunyit putih mampu mengatasi diare serta berkhasiat sebagai peluruh kentut (karminatif), disamping itu kunyit putih juga mempercepat penyembuhan luka dan memar.

Untuk pemakaian luar seperti memar, keseleo bisul yang sulit pecah cukup borehkan parutan rimpang kunyit putih pada bagian tubuh tersebut. Masyarakat tradisional juga kerap menggunakan gilingan rimpang yang menjadi serbuk dan dikeringkan sebagai bedak.

Kunyit Putih Ampuh Bantu Penyembuhan Kanker

Pengobatan herbal menjadi alternatif banyak orang untuk penyembuhan penyakit. Salah satu pengobatan herbal yang banyak diminati adalah kunyit putih yang disinyalir dapat digunakan untuk membantu penyembuhan kanker. “Kunyit putih bisa membantu proses penyembuhan kanker karena mengandung senyawa turunan (derivat) flavonoid dan kurkumin yang bertindak sebagai antioksidan,” ujar Dr Maksum Radji, MBiomed, Apt, Ketua Perhimpunan Penelitian Bahan Alam, Kamis (14/1/2010).

Dr Maksum menjelaskan khasiat kunyit putih dalam melawan sel kanker masih sebatas penelitian in vitro (laboratorium) dan belum mencapai uji klinis. Namun kunyit putih sudah banyak dipakai sebagai obat alternatif untuk penyakit kanker.

Penelitian secara in vitro dilakukan dengan uji bioaktivasi. Sel kanker dikembangbiakkan dalam laboratorium dan setelah diberikan konsentrasi tertentu dari kunyit putih sel kanker tersebut menjadi mati. Selain itu didapatkan pula bahwa aktivitas kunyit putih dalam mematikan sel kanker lebih baik dibandingkan dengan tanaman Mahkota Dewa.

Pada tahun lalu sempat dilakukan penelitian terhadap pasien kanker di salah satu RS Kanker di Indonesia, sekitar 30-40 persen pasien kanker diberikan pengobatan herbal dengan kunyit putih yang digabung dengan pengobatan medis seperti kemoterapi atau pengobatan kanker lainnya.

Setelah diberikan terapi gabungan ini, banyak pasien yang menuturkan bahwa dirinya merasakan ada perbaikan pada kondisi kesehatannya. Tahap pengujian ini termasuk dalam testimoni klinis.

“Secara teoritis waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian mengenai obat kanker sekitar 10-15 tahun. Tentunya dengan melewati beberapa tahapan seperti pengujian secara in vitro, uji praklinis, pengujian ke manusia yang sehat, pengujian ke pasien yang sakit dan terakhir diujicobakan ke sentra medis di beberapa negara,” ujar dosen dari Farmasi UI ini.

Hambatan paling besar dari penelitian mengenai kanker ini adalah besarnya biaya yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian. Selain itu perhitungan dari dosis yang dibutuhkan (pencarian formula) untuk manusia juga bukan hal yang mudah.

Sementara itu, American Institute of Cancer melaporkan kunyit putih bisa digunakan untuk mencegah kanker. Antioksidan yang terkandung dalam kunyit putih bisa memiliki fungsi untuk mencegah asam deoksiribonukleat (DNA) dari kerusakan. Kerusakan gen ini merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya kanker. Selain iu, diketahui juga bahwa senyawa yang terkandung dalam kunyit putih bisa bertindak sebagai obat anti peradangan.

Beberapa penelitian lain pun menyebutkan ada kandungan Ribosome in Activating Protein (R.I.P) dalam kunyit putih. Senyawa ini diduga dapat menghambat penyebaran sel kanker dan mencegah kerusakan sel. Tapi penelitian ini baru menggunakan sel kanker yang dibiakkan dalam laboratorium dan belum diujicobakan ke pasien atau manusia.

Penelitian bahan alam untuk penyembuhan penyakit kanker yang sudah terbukti secara klinis adalah ekstrak dari pohon cemara (pinus Taxus brevifolia) yaitu paclitaxel.

“Bagi pasien kanker yang mau mengonsumsi bahan alam atau menggunakan pengobatan herbal seperti kunyit putih silakan saja, baik yang sudah dalam bentuk bubuk atau bikin sendiri. Tapi sebaiknya tetap dibawah pengawasan dokter mengenai dosisnya,” ujar dosen ahli mikrobiologi dan biologi molekuler

 


New Page 2

O W N E R


HERY KARYONO

081.901.090.562
081.325.021.771
085.741.961.771

PIN BB

2227B083 / D2A85664

REKENING BANK
BCA - 0130490905


Untuk Pembelian Eceran Silahkan Menghubungi Para Agen dibawah ini



TENGGARONG
Agussalim Harahap
081.371.043.476

MITRA WARDHANA
081.250.436.686

BANDUNG
Ibu H. Ida
081.809.217.002

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     
 

Hery Karyono - HP : 081.901.090.562 - PIN BB : 2227B083 / 753668A3

100% Guarantee. Produk ini dijamin Original dan Kualitasnya dijamin ASLI